Strategi sederhana bagi leading brand

Ketika berhadapan dengan suatu brand besar yang merupakan leading brand dalam kategorinya dan targetnya adalah mass target, ada suatu hal sederhana yang perlu diperhatikan oleh setiap media planner.

Hal ini yang perlu didiskusikan dengan klien, tepatnya sebagai rekomendasi atau dapat juga sebagai “warning” bagi klien dan juga bagi advertising agency yang bersangkutan sebelum media planner membuat berlembar-lembar slide analisa detail.

Di Indonesia leading brand yang menargetkan produknya kepada mass target tentunya menggunakan televisi sebagai media utama dalam berkomunikasi dengan targetnya. Salah satu ukuran keberhasilan atas pencapaian banyaknya target audience yang dicapai dalam komunikasi tersebut adalah TARPs (Target Audience Rating Points). Selain itu TARPs juga dapat mengindikasikan berapa sering target audience terekspos oleh iklan yang disampaikan melalui TV..

Semakin besar jumlah TARPs menunjukkan makin banyak target audience yang melihat iklan atau makin sering iklan terlihat oleh target audience. Dari sisi analisa media, hal ini menyatakan bahwa kesempatan iklan diingat kemungkinan akan lebih tinggi dibandingkan kompetitor yang TARPs nya lebih rendah.

Karena itu leading brand harus selalu mempertahankan level TARPsnya secara total setiap tahun, lebih tinggi dari kompetitornya terutama kompetitor terdekatnya jika tidak ingin kesempatan untuk diingat atau awareness-nya diambil oleh kompetitor.

Beberapa leading brand telah melakukan hal ini yaitu setiap tahunnya mempunyai total TARPs yang lebih besar dari kompetitornya. Dari analisa data yang ada, terlihat juga kasus bahwa kompetitor berusaha mengambil alih level TARPs leading brand tersebut. Jika hal ini terjadi maka advertising agency atau media planner seharusnya memberikan warning kepada klien, karena jika hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, maka kemungkinan keberadaan leading brand dalam pikiran target audience akan terganggu atau terkalahkan oleh kompetitornya dan tentunya klien dan media planner akan mengetahui akibat yang lebih fatal lagi bahwa posisi brand di pasar bisa saja terganggu karena faktor ini.

TARPs total setiap tahun inilah yang seharusnya mendapat perhatian di awal dan menjadi dasar untuk membuat strategi yang lebih detail seperti scheduling, pemilihan stasiun, program, jam tayang, pertimbangan kualitatif dan lain-lain.

Beberapa contoh di bawah ini bisa menjadi masukan :

by Vika17

One thought on “Strategi sederhana bagi leading brand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s