CPRP Akan Membalancekan Diri

CPRP TV makin mahal, maksudnya harga beriklan di suatu program TV selain makin mahal,  jumlah penonton yang diperoleh semakin menurun.

Sepuluh tahun yang lalu suatu program unggulan dapat dengan mudahnya meraih 30 % penonton pertayang. Bahkan seingat saya program Si Doel Anak Sekolahan pernah mencapai 60 % TVR.

Tetapi sekarang program unggulan hanya mampu mencapai TVR di bawah 10 %.  ditambah harga pemasangan iklan yang setiap tahun naik menyebabkan Cost Per Rating Point (CPRP) terus naik dimana CPRP = Cost iklan/ TVR.

Berbagai pernyataan muncul dari industri terkait bahwa CPRP harus ditinjau kembali sebagai benchmark dalam suatu media plan. Kenyataan bahwa CPRP tidak bisa bertahan terus nilainya sama setiap tahun, betul, namun CPRP tetap perlu menjadi patokan sebagai pagar keluarnya uang klien, dengan catatan bahwa data haruslah valid dan kualitas program yang bersaing adalah sama.

Mahalnya CPRP TV antara lain karena semakin banyaknya stasiun TV , program yang  paritas, dan larinya penonton TV ke media lainnya.

Faktor terakhir inilah yang menyebabkan persaingan semakin tinggi di media, TV lama kelamaan ditinggal oleh pemirsanya, jika semakin kecil pemirsanya apakah pantas TV tetap mempertahankan harga yang tinggi,  kecuali faktor  operasional dan overhead yang memang tidak bisa ditolerir lagi.  Seperti halnya operator telco yang karena persaingan pada akhirnya menurunkan harga. Estimasi saya ada suatu titik CPRP tidak akan naik terus tetapi kembali membalancekan diri.

by Vika17

One thought on “CPRP Akan Membalancekan Diri

  1. Seiring dengan tumbuhnya digitalisasi media termasuk televisi, fluktuasi CPRP tidak bisa dihindarkan. Belumlagi seperti yang Anda sebutkan bahwa overhead cost media televisi kian melambung. Menurut saya CPRP memang akan menemukan balance point ketika market menemukan lumbung barunya. Seperti layaknya print media dan radio yang sharenya terus merosot namun tidak akan pernah mati. Intinya yang terjadi adalah sharing wallet yang merupakan imbas dari kemunculan berbagai opsi beriklan para advertiser, dimana ads spend yang bergulir cenderung tidak bertambah.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s