Menjelang Pilpres 2009

Setelah perjuangan menentukan capres & cawapres yang cukup alot selesai, babak baru kampanye akan segera dimulai. Pertarungan yang pastinya akan seru karena masing-masing kandidat mrupakan kombinasi yang unik, memiliki keunggulan dan pendukung yang cukup loyal. Diperkirakan akan terjadi kampanye yang cukup besar, dan masing-masing kandidat akan mengeluarkan dana kurang lebih Rp. 2-3 Trilliun

Menarik untuk diamati apa saja langkah kampanye dalam hal ini strategi komunikasi yang akan digunakan oleh masing-masing kandidat yaitu 3 pasang kandidat SBY-Boediono dari Demokrat dan koalisinya, JK-Win dari Golkar dan Hanura dan koalisinya serta Mega-Prabowo dari PDIP dan Gerindra dan koalisinya.

Segera setelah mendapat tanda kemenangan di pemilu legislatif partai Demokrat terlihat lebih leluasa bergerak terbukti deklarasi yang dipersiapkan sebagai momen yang bersejarah nantinya dan segera setelah batas akhir pendaftaran capres dan cawapres, iklan partai Demokrat telah bertebaran dimana-mana dengan mengusung slogan SBY Presidenku. Tidak berkampanye sendirian saja tetapi terlihat kelompok-kelompok pendukung secara independen menyatakan dukungan terhadap SBY dengan melakukan deklarasi dukungan melalui kegiatan off air hiburan dengan pegelaran kesenian dan lagu-lagu kebangsaan. Bentuk Entertainment show ini dilakukan oleh SBY juga pada saat kampanye legislatif di Trans TV.

Sebagai yang nomor satu memang akan lebih leluasa bergerak dan lebih siap, sehingga sayang sekali jika kondisi ini tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Tidak mau kalah JK – Win melakukan kampanye PR bahwa mereka adalah pasangan yang lebih cepat lebih tegas dalam mengambil keputusan, dan keunggulan ini diekspose di media, layaknya berita infotainment berita menampilkan cut to cut berbalas pernyataan antara JK dan SBY, saling serang dang ngeles gaya infotainment terlihat antara dua kandidat ini. JK – Win pun menggunakan entertainment show yang ditayangkan di telavisi swasta.

Kampanye JK juga telah muncul di Televisi menggunakan corong kelompok-kelompok pendukung, turun langsung melakukan roadshow pendekatan langsung masyarakat khususnya para pengusaha dan pedagang dan menggunakan pendekatan PR dalam penyebaran di media massa.

Yang terkakhir yang terlihat agak lambat bergerak karena alotnya koalisi yaitu PDIP dan Gerindra. Koalisi ini juga melakukan bentuk kampanye yang unik yaitu deklarasi yang akan dilakukan di Bantar Gebang di tengah tumpukan sampah, layaknya sebuah reality show yang sering terlihat di televisi.

Diyakini kandidat terakhir ini akan melakukan kampanye besar-besaran mengingat Prabowo dari Gerindra memiliki dana yang sangat besar untuk kampanye.

Karakter Mega dan Prabowo yang terlihat keras dan kaku serta jarang terlihat bersentuhan dengan rakyat yang dibelanya tentu akan mempengaruhi gaya kampanye mereka nanti. Diharapkan komunikasi dan kampanye lebih membumi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Catatan kampanye pilpres:

  • Kampanye melalui media massa lebih ke program nyata dan eksekusinya
  • Penekanan jangan hanya ke masalah ekonomi, tetapi pendidikan, kesehatan, kesatuan bangsa dll.
  • Harus melakukan pendekatan yang real dan tulus ke masyarakat terutama masyrakat bawah sehingga program dapat ditangkap dan dipahami.
  • Hindari kemasan entertainment yang berlebihan
  • Pendekatan kepada kelompok2 sebagai perpanjangan tangan atau worth of mouth.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s