Story Telling – Allure

Kali ini saya menulis dan berbagi karena sesuatu yang sangat saya sukai dan kebetulan sekali ada hubungannya dengan bidang pekerjaan saya yang sering saya bagi di blog ini, tetapi kali ini saya berbagi sebagai konsumen, ceritanya begini:

Berawal dengan kecintaan saya pada matcha atau green tea, persisnya saya tidak ingat kapan dan bagaimana saya jatuh cinta pada matcha, tetapi apapun tentang matcha pasti menarik perhatian saya, dari minuman sampai toiletris. Saya selalu berharap menikmati matcha di rumah , saat suasana tenang, nyaman, saat saya sedang membaca, melukis, saat sedang berkreasi dan hanya ditemani matcha, betapa menyenangkan. Matcha memberi efek positif ke fisik saya selain menyenangkan hati.

Selama ini yang saya tahu menikmati matcha di kafe dan saya merasa tidak bebas, seperti yang saya impikan di atas. Setiap kali saya ke supermarket saya selalu mencari-cari ke rak minuman kemasan , siapa tahu saja ada kemasan matcha yang pas dalam impian saya. Lama pencarian, saya tidak menemukannya, sampai suatu hari di akhir tahun lalu seperti kebiasaan saya selalu menelusuri lorong rak minuman kemasan dan mencari-cari. Sangat-sangat surprise, saya menemukan kemasan yang menarik perhatian saya di keramaian minuman-minuman lainnya. Rasanya tidak percaya bisa menemukan kemasan matcha yang selama ini saya cari, bolak balik saya lihat kemasan itu dan menyakinkan diri untuk membeli tidak hanya satu tapi beberapa kemasan Allure.

Sejak hari itu matcha-matcha dalam kemasan ini selalu saya bawa kemana saja selalu ada di tas saya dan akhirnya saya punya banyak waktu yang pas dengan matcha. Sampai suatu malam di malam pergantian tahun saya mendatangi seorang ibu dan ternyata saat itu di rumahnya suasana sedang tidak nyaman karena ia sedang perang dingin dengan anak laki-lakinya, rasa tidak nyaman tertular pada saya juga karena kami hendak pergi bersama. Rasanya ingin memberikan suatu yang bisa menyenangkan dan menjadikan suasana hati lebih nyaman dan saat itu saya tergerak memberikan kemasan Allure dengan keyakinan saya akan menularkan spirit rasa senang seperti waktu saya pertama kali menemukan Allure. Saya berikan ke anak ibu itu saya minta dia mencoba dan ajaib walaupun belum mencoba saat itu dia sudah bisa tersenyum dan saya pun pergi dengan ibunya dengan senang hati. Suatu waktu nanti akan saya tanya mungkin saja dia sudah punya cerita dengan matcha ini, tapi yang jelas sejak saat itu saya makin cinta matcha dan punya bahan yang pas untuk berbagi.

Waktu itu saya belum menemukan kemasan Allure di kotak. Sampai ketika saya harus membeli matcha kembali, saya mendapatkan kemasan kotak Allure, dan ternyata kotak ini bentuknya adalah sebuah buku, dan ketika saya buka, makin menakjubkan saya, prolog singkatnya membawa saya dalam imajinasi ke suatu masa dan suatu tempat dan rasanya itu adalah perjalanan hidup saya, sampai petama kali berbagi kemasan matcha Allure di malam pergantian tahun itu, when matcha meets the milk and the story begins

Kemasan-kemasan mactha di kotak Allure berikutnya kemudian menjadi lembaran-lembaran cerita di buku kehidupan yang selalu membawa kehangatan hati dan rasa takjub, menghubungkan banyak hati dan berbagai cerita sukacita.

Allure akhirnya menjadi sebuah hadiah, kemasannya ataupun ceritanya membuat saya ingin share di social media maupun ketika saya bertemu dengan orang-orang yang spesial di hati.

Bersambung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s